Two People (part 1)

 

TP 3

 

Story by Dixsy

Starring :

Im Yoona

Lee Jonghyun

 

**

Sometimes, this road seems far away

And tears flowing from my cold heart

When all of everything becomes memories

We, two people, will be shelter for each other

**

Setiap manusia pasti akan merasakan yang namanya pernikahan, dimana dua insan manusia yang berdiri diatas altar dan mengucapkan sebuah janji suci serta akan disaksikan banyak orang yang terkagum-kagum melihat si pengantin wanita yang sangat cantik dengan gaun pengantin berwarna putih bersih. Dimana seorang ayah telah merelakan putri kecilnya yang telah dewasa untuk hidup dengan seorang pangeran tampan untuk menggantikannya menjaga sang putri. Dan seorang ibu yang berharap anak lelakinya akan menjadi kepala keluarga yang mencintai istri dan anak-anaknya kelak. Doa-doa terpanjat dari masing-masing orang tua dua orang insan yang akan menjadi pasangan suami istri.

Hari ini, tepat pada awal musim semi, dilaksanakannya pernikahan anak-anak para pengusaha yang terkenal di Korea Selatan. Pernikahan yang didasarkan atas perjodohan untuk kerjasama antar perusahaan yang bertujuan untuk saling menguntungkan, dan perjodohan antar sahabat yang ingin menjalin hubungan lebih dari kata kerjasama.

Lee Jangsuk kini tengah tersenyum melihat anak tunggalnya yang akan menjadi pewaris seluruh harta kekayaannya, terlebih yang akan menggantikannya sebagai pemilik perusahaan LTCorp, sebentar lagi sudah tidak berstatus lajang lagi. Ia tersenyum bangga melihat kegagahan anaknya itu. Dalam hati mendoakan agar anaknya hidup bahagia bersama gadis pilihannya yang merupakan anak dari rekan dan juga sahabatnya.

Dengan tampang angkuh dan dinginnya, Lee Jonghyun, menatap datar pintu gereja yang mulai terbuka dan menampilkan seorang gadis cantik dengan berwajah sangat lembut berjalan kearahnya, ditemani oleh Im Sanggyo, ayah dari gadis itu, yang merupakan best men sang pengantin wanita. Ketika sang pengantin wanita itu berjalan kearah Lee Jonghyun, wajah tampan Jonghyun menampakkan wajah angkuh dan dinginnya.

“Aku titipkan putri kecilku, Im Yoona, kepadamu Jonghyun~ssi. Aku berharap kau dapat membahagiakannya..” bisik tuan Im kepada Jonghyun saat ia menyerahkan tangan putrinya kepada pria yang akan menjadi suami malaikat kecilnya itu.

Dengan ragu Jonghyun menggenggam tangan Yoona menggantikan tuan Im. Ya, ia memang akan menggantikan tuan Im untuk menjaga Yoona, seharusnya. Tapi ada pemikiran lain di dalam otaknya yang bertolak beakang dengan kewajibannya itu. Jonghyun sama sekali enggan untuk melihat wajah cantik calon istri yang hari ini.. ah.. bahkan beberapa menit lagi telah menjadi istrinya.

Tangan Yoona sangat dingin ketika berada di genggaman Jonghyun. Rasanya bercampur aduk ketika berdiri disebelah pria yang akan menjadi suaminya sebentar lagi. Terlihat begitu jelas di mata Yoona jika Lee Jonghyun tidak menyukai pernikahan ini. Sebenarnya Yoona sendiri juga tidak menyukai adanya pernikahan yang bahkan sama sekali tidak menguntungkannya. Ia sangat menginginkan pernikahan atas dasar cinta bukan perjodohan ini, tapi mau bagaimana lagi. Yoona adalah anak yang penurut, sangat penurut. Ia adalah anak yang tau berterima kasih kepada kedua orang tuanya. Ia berpikir jika ia menuruti perjodohan ini, orang tuanya pasti akan bahagia. Biarlah jika kedepannya ia tidak merasakan kebahagiaan itu, setidaknya ia tau rasa balas budi kepada semua jasa ayah dan ibunya yang selama ini membesarkannya.

“Aku Lee Jonghyun, berjanji dihadapan Tuhan untuk menjaga dan melindungi Im Yoona sebagai istri dan akan menjadi ayah yang baik untuk anak-anakku kelak. Di hadapan Tuhan aku berjanji akan selalu berada disamping istriku dalam keadaan kaya ataupun miskin, dalam keadaan susah maupun senang,” janji Lee Jonghyun dihadapan Tuhan, pendeta dan juga semua orang yang berada didalam gereja.

“Aku Im Yoona, berjanji dihadapan Tuhan untuk melayani dan memberi seluruh waktuku untuk Lee Jonghyun sebagai suami dan juga akan menjadi ibu rumah tangga yang baik untuk anak-anakku kelak. Di hadapan Tuhan aku berjanji akan selalu berada disamping suamiku dalam keadaan kaya ataupun miskin, dalam keadaan susah maupun senang,” dan ini adalah janji Yoona. Air matanya mulai mengalir perlahan karena sebentar lagi ia sudah tidak bisa merengek manja kepada ayahnya untuk dibelikan sesuatu yang ia inginkan, atau merengek saat ia ingin disuapi oleh ibunya. Kini Im Yoona adalah istri dari Lee Jonghyun.

Dan tiba saatnya mempelai pria untuk mencium mempelai wanitanya. Jonghyun mendekatkan wajahnya kepada Yoona. “Kau.. jangan pernah mengira aku akan benar-benar menganggapmu sebagai istriku. Tidak akan pernah terjadi,” bisik Jonghyun dan kemudian ia mencium kening Yoona.

Kata-kata Jonghyun barusan seperti hunusan es batu yang menusuk paru-parunya. Sesak. Sangat sesak sehingga rasanya ia benar-benar tidak bisa bernapas seperti manusia normal. Ingin rasanya mengeluarkan air mata saat itu juga, tapi ia melihat dari kejauhan kedua orang tuanya tersenyum bahagia. Ia coba menahan air matanya. Biar dia sendiri yang menyimpain air mata itu dan tidak akan membaginya kepada siapapun juga.

 

-TP-

Rumah mewah dengan desain minimalis yang berada dihadapan Yoona ini adalah hadiah dari orang tua Jonghyun. Dan mobil mewah berharga milyaran dollar yang baru saja dipakainya hingga sampai dengan selamat ke rumah ini adalah hadiah pemberian dari orang tua Yoona. Ayah dan ibu Lee Jonghyun sangat amat menyayanginya sejak pertemuan pertama mereka.

Saat itu Im Yoona masih duduk di bangku sekolah menengah atas, tuan dan nyonya Lee berkunjung ke rumahnya, tanpa Jonghyun. Yoona pun sudah menganggap mereka sebagai paman dan bibinya. Mereka sering menceritakan tentang Jonghyun padanya, walaupun sebenarnya ia enggan untuk mendengar cerita itu. Yoona hanya memberikan rasa hormatnya kepada orang tua Jonghyun agar tidak mempermalukan kedua orang tuanya di hadapan rekan kerja serta sahabat orang tuanya itu.

“Ahjussi, tolong angkat barang-barangku kedalam kamar. Dan siapkan kamar terpisah untuknya,” ucap Jonghyun yang seketika melenggang pergi dari hadapannya. Pria itu masuk kedalam rumah duluan dan meninggalkan Yoona bersama para pelayan yang ada disana menyambut kedatangan mereka.

Pria tua yang dipanggil ahjussi oleh Jonghyun seketika menatap Yoona yang masih melihat kearah punggung yang meninggalkannya. Ahjussi itu tersenyum melihat Yoona.

“Nona muda, perkenalkan saya adalah Jung Daegyu, kepala pelayan yang akan mengurus rumah ini,” kata ahjussi sambil membungkukkan badannya tanda menghormati majikannya. “Barang-barang nona akan saya bawa masuk ke dalam.. dan nona bisa beristirahat di kamar.”

“Ne ahjussi, ghamsahamnida..” dengan menggigit bibir bawahnya, Yoona mulai melangkah masuk kedalam rumah barunya yang akan menjadi tempat tinggalnya bersama Lee Jonghyun, suaminya.

Jung Ahjussi menunjukkan kamar Yoona yang berada di depan kamar Jonghyun. Jonghyun yang meminta kamar mereka terpisah, ia benar-benar tidak mau sekamar dengan wanita yang menurutnya asing itu. Bahkan melihat Yoona saat acara pernikahan mereka selesaipun tidak sekalipun.

Sebelum masuk ke dalam kamarnya, Yoona melihat kearah pintu kamar sang suami. Perasaannya benar-benar tidak enak. Apakah ini awal dari sebuah penderitaan? Menikah dengan seorang Lee Jonghyun, anak dari kalangan atas, yang ia dengar melalui kabar burung jika Jonghyun sebenarnya sudah mempunyai kekasih sebelum acara perjodohan itu. Apakah Jonghyun telah berpisah dengan kekasihnya? Apakah Jonghyun juga akan menderita dengan pernikahan ini?

“Haissh Yoona pabo, jika aku menderita pasti dia juga menderita,” gumam Yoona sambil memukul pelan kepalanya sendiri. Sekali lagi ia tolehkan kepalanya kearah pintu kamar itu, tidak ada suara bising dari dalam kamarnya. Mungkin dia kelelahan dan tertidur, pikir Yoona. Kemudian gadis itu masuk ke dalam kamarnya.

Di dalam kamar Jonghyun, pria itu sedang menikmati angin yang menerpa kulit wajahnya. Sejuk. Mungkin bisa menghilangkan sedikit penat pada dirinya. Sesekali ia melihat handphone-nya. Berharap mendapatkan sebuah pesan tentang kabar dari orang yang paling dicintainya. Ya, ia masih mengharapkan mantan kekasihnya.

Gadis itu meminta Jonghyun untuk melepaskannya setelah mendapat kabar dari banyak media tentang pernikahan Jonghyun yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Pria itu masih mengingat bagaimana perihnya hati gadis yang sudah delapan tahun dikenalnya itu. Jonghyun masih mengingat bagaimana air mata itu keluar begitu saja dari mata indahnya, mata yang sama persis dengannya. Tajam, tapi setiap mata itu melihat kea rah Jonghyun, ia merasakan kelembutan yang berbeda dari sosok gadis tersebut. Jonghyun sangat menyesal telah menyakitinya. Sangat.

 

-TP-

Ini adalah makan malam pertama yang akan Yoona lakukan bersama dengan suaminya. Yoona memaksa membantu koki yang ada di rumah barunya untuk memasak. Ia berusaha menjadi istri yang bertanggung jawab dan belajar menjadi ibu rumah tangga untuk anaknya kelak. Dengan senyuman yang mengembang di bibir tipisnya, Yoona memasak semua hidangan yang kini berada di atas meja.

“Nona muda sangat bersemangat sekali memasak,” ujar seorang kepala koki yang kini membantu Yoona untuk menghidangkan masakan di meja makan.

“Ne ahjumma, aku hanya ingin berusaha menjadi istri yang baik untuk Jonghyun~ssi,” dengan senyuman mengembang ia membalas perkataan kepala koki itu.

Suara langkah kaki menuruni anak tangga mulai terdengar, Yoona segera melihat kearah sumber suara. Dilihatnya Jonghyun menuruni anak tangga dengan tangan yang ia masukkan ke dalam saku celana panjangnya. Pakaiannya sangat rapi, seperti ingin pergi keluar rumah. Kulitnya yang putih pucat semakin mendukung wajah angkuhnya. Setelah sampai dibawah dengan seramah mungkin Yoona menyapanya.

“Jonghyun~ssi, ayo kita makan malam. Aku sudah menyiapkan makanan kesukaanmu,” ucap Yoona.

Jonghyun hanya melihat Yoona sekilas, “Aku sudah ada janji, kau makan saja sendiri.”

DEG!

Sekali lagi Yoona merasakan hunusan es batu yang menusuk paru-parunya. Ucapan Jonghyun membuatnya sesak untuk yang kedua kalinya setelah acara pernikahan itu. Yoona memandang nanar punggun Jonghyun yang mulai hilang dari pandangannya. Ia terduduk lemas di kursi makan. Para pelayan yang sedari tadi melihat percakapan itu memandang Yoona dengan tatapan kasihan. Mereka tau bahwa tuan mudanya adalah orang yang sangat dingin dengan siapapun.

Yoona berusaha menyemangati dirinya sendiri. “Jung Ahjussi, kau bisa menyuruh para pelayan rumah ini untuk makan bersama. Aku tidak ingin makan malam sendirian,” Yoona tertawa miris meratapi dirinya. Ia memang tidak terbiasa makan sendirian. Dulu saat ia tinggal bersama orang tuanya, ia tidak pernah dibiarkan melakukan apapun sendirian. Dan sekarang ia harus belajar mandiri.

Jung ahjussi menatap nona mudanya dengan kasihan. Kemudian ia mencoba memanggil semua pelayan untuk makan bersama nona mudanya itu.

 

-TP-

Jonghyun memasuki sebuah bar terkenal yang pengunjungnya rata-rata berasal dari kalangan atas. Kepalanya dengan gesit mencari dimana para sahabat-sahabatnya berada. Setelah mendapatkan pesan dari sahabatnya untuk berkumpul di bar ini, ia langsung berangkat dan meninggalkan wanita yang kini telah menjadi istrinya makan malam sendirian di rumah. Setelah ada petunjuk lambaian tangan dari salah satu sahabatnya, ia langsung melenggang ke sebuah tempat dipojok bar.

“Huh pengantin baru, beraninya kau ada disini.”

Jonghyun hanya tersenyum miring dan kemudian duduk diantara tiga orang sahabatnya. Kemudian ia mengambil gelas dan menuangkan minuman beralkohol kedalam gelasnya, meneguk sedikit kemudian disandarkan kepalanya kepada punggung sofa yang ia duduki.

“Apa kau sedang ada masalah dengan istrimu? Yak! Baru tadi pagi kau menikah dan sekarang kau bertengkar dengan istrimu, kemudian kau melarikan diri kesini? Berani sekali bocah ini eoh??” omel pria bermarga Shim yang duduk di sebelah kirinya.

Sekali lagi, Jonghyun hanya membalasnya dengan senyuman.

“Yak hyung! Kau tau? Hidupmu tidak akan berhenti begitu saja. Lagi pula Yoona noona tidak kalah cantik dengannya,” ujar Choi Minho yang langsung mendapatkan tatapan mematikan dari Jonghyun. Minho langsung membuat cengiran tanda perdamaian.

Kemudian Jonghyun menatap kepada pria disebrangnya yang sedari tadi hanya diam dan meminum minumannya. “Hyung.. ada apa denganmu?”

Pria bermarga Cho itu langsung menoleh sekilas kepada Jonghyun, kemudian ia tersenyum. “Tidak aku hanya menghilangkan rasa penat saja. Kau.. kenapa ada disini? Tidak menemani istrimu eoh?” Kyuhyun tertawa geli dengan ucapannya sendiri.

Jonghyun mendengus kesal, “Kalau bukan karna bocah ini, aku tidak akan tau kalian sedang berkumpul disini.” Ujarnya sambil menunjuk Minho.

“Haisshh dasar bocah pengganggu, kau tau bahwa Jonghyun akan melakukan malam pertamanya hari ini, dan kau membuatnya kesini? Benar-benar menyebalkan!” sekali lagi Changmin mengomel kepada dongsaeng-dongsaengnya.

Kyuhyun dan Jonghyun hanya tertawa mendengar ocehan Changmin. Sedangkan Minho yang dimarahi hanya meringis. Diantara mereka berempat memang hanya Minho lah yang paling kecil dan yang paling usil.

Jonghyun, Kyuhyun, Changmin dan Minho sudah berteman sejak mereka masih sangat kecil. Jonghyun yang merupakan adik kelas Kyuhyun dan Changmin, dan Jonghyun merupakan kakak kelas Minho. Mereka dipertemukan karena persahabatan orang tua mereka. Bermain bersama membuat mereka sangat dekat dan banyak yang mengatakan mereka berempat seperti titisan dewa Yunani.

Jonghyun telah menghafal karakter dari ketiga sahabatnya itu. Mulai dari Minho yang paling kecil. Biarpun Minho yang paling muda tapi ia yang mempunyai banyak pengalaman cinta. Bisa dikatakan Minho adalah seorang playboy tengik yang mengubah dirinya seperti anak kecil. Wajahnya tampan dengan kulit orang korea yang agak kecoklatan, bola mata yang besar, badan atletis, dan wajah tampannya dapat membuat semua gadis terpesona.

Kemudian sahabatnya yang lebih tua, Shim Changmin. Shim Changmin adalah pria terbawel yang pernah di temuinya. Ia selalu menceramahinya seperti ahjumma-ahjumma yang menceramahi anaknya. Biarpun begitu Changmin termasuk pria yang setia, ia hanya melihat kepada satu wanita yang telah memiliki anak. Mungkin karena sifatnya yang “kebapak-an”. Ya, Changmin sangat menyukai anak kecil.

Kemudian yang terakhir, sahabat yang paling dihormati oleh Jonghyun, yaitu Cho Kyuhyun. Bagi Jonghyun, Kyuhyun adalah seorang yang sangat bertanggung jawab. Ia merupakan sosok hyung yang penuh dengan sejuta kemisteriusannya. Sampai sekarang Jonghyun ataupun yang lain belum mengetahui siapa wanita yang telah merebut hati Kyuhyun hingga ia sempat frustasi. Kyuhyun merupakan pria genius yang mempunyai sejuta pesona yang bahkan dapat menjerat seluruh wanita tanpa dimintanya.

 

-TP-

Menguap berulang kali, itu yang dilakukan Yoona malam ini. Ia sudah sangat mengantuk bahkan sebelumnya ia belum pernah terjaga hingga selarut ini. Sekali lagi Yoona melihat jam dinding di ruang keluarga itu. Telah menunjukkan pukul satu dini hari dan suaminya belum pulang juga.

Yoona menghela napasnya. Seharusnya ini menjadi malam pertamanya, seharusnya ia sekarang berada didekapan suaminya, seharusnya ia sekarang tengah bercerita panjang lebar mengenai masa depan pernikahannya bersama sang suami, seharusnya dan seharusnya. Tapi Yoona hanya bisa tersenyum miris membayangkan hal itu. Jonghyun tidak pernah menyukainya, begitu pun ia. Ia sendiri tidak pernah menyukai Jonghyun. Awal pertemuan mereka yaitu dua minggu yang lalu saat vitting baju pernikahan. Sama seperti waktu tadi menatapnya. Dingin dan angkuh. Awal pertemuan mereka, Jonghyun juga bersikap dingin kepadanya.

Yoona hanya menginginkan pernikahan sekali dalam seumur hidupnya. Dimana ia akan menjadi istri yang baik untuk suaminya, dimana sang suami yang akan selalu mendekapnya erat saat ia membutuhkan sebuah sandaran.

Blak!

Suara pintu terbuka, Yoona segera menolehkan kepalanya kearah pintu. Sosok Jonghyun berjalan dengan sempoyongan. Jonghyun sedang mabuk, dan kemudian Yoona menghampirinya. Ia membantu Jonghyun untuk berjalan.

“Kau.. dari mana saja? Kenapa baru pulang?” lirih Yoona prihatin melihat suaminya.

Jonghyun menghempaskan tangan wanita cantik yang kini membantunya sehingga Yoona terhuyung kebelakang sedikit menjauh darinya. “Itu urusanku. Kau tidak berhak untuk mengetahuinya. Dan aku ingatkan kepadamu.. jangan. Pernah. Menyentuhku. Kau mengerti?” dengan kesadaran yang sedikit Jonghyun menatap Yoona yang membulatkan matanya tak percaya jika Jonghyun dapat melakukan ini padanya. Lalu Jonghyung menghilang dari pandangan Yoona.

Mata rusa wanita itu mulai berkaca-kaca. “Ayah.. apa yang harus kulakukan?” ia mulai menangis.

Tak lama kemudian, suara pintu rumah yang terbuka dan menampakkan sosok Jonghyun yang mabuk berusaha menyeret langkah kakinya. Yoona segera menyeka air matanya yang turun dan kemudian menghampiri suaminya.

“Jonghyun~ssi.. kau habis dari mana?” tanya Yoona dengan khawatir. Gadis itu segera membantu Jonghyun yang berjalan sempoyongan ke dalam kamarnya.

Jonghyun hanya menampilkan senyuman meremehkan. “Kau tidak perlu tau aku kemana, istriku”, lelaki itu kemudian tertawa. Yoona tidak menghiraukan perkataan Jonghyun. Ia segera membaringkan Jonghyun dikasur milik lelaki itu. Membenarkan posisi tidur suaminya hingga membuka sepatu Jonghyun. Kemudian Yoona duduk di pinggiran tempat tidur Jonghyun. Ia melepas satu kancing atas kemeja suaminya itu agar suaminya tidak sesak saat tidur. “Seharusnya wanita yang ku nikahi adalah dia”, gumaman Jonghyun terdengar sangat pilu di hati Yoona. Ia menahan isaknya agar Jonghyun tidak terbangun. “Aku bahkan tidak mengenalnya, aku sangat mencintai gadisku.”

Perkataan Jonghyun benar-benar membuat air matanya tidak dapat ditahan lagi. Buru-buru, ia segera pergi dari kamar Jonghyun. “Aku juga tidak pernah mengharapkan pernikahan ini Jonghyun~ssi. Bahkan dimalam pertama kau pulang dengan mabuk seperti ini dan masih memikirkan wanitamu dikala aku ada disini. Menjadi istri sahmu..” lirih gadis cantik itu.

 

To be continue…

**

Hi readers..

FF ini aku post ulang, dan buat part 2 nya tunggu aja ya. Mudah-mudahan minggu depan bisa aku post.

Oh ya, jangan lupa tinggalin komenan kalian. Setiap komenan kalian berarti banget buat aku, nah komenan kalian itu yang bakalan jadi masukan buat lanjutan ff ini.

Dan cerita ini asli pikiranku yang terinspirasi dari lagunya sung si kyung-two people. So, buat kalian yang baca ff ini sambil denger lagunya dia ya, yang versinya park jang hyun juga enak kok/?

Don’t be plagiarism!

Annyeong ^^

 

Advertisements

32 thoughts on “Two People (part 1)

  1. Kasihan bangt yoona eoni
    Berharp kbahagian akan mulai datang
    Bkin jonghyun cemburu dan mrasa tkut kehilangan yoona eoni
    Jgan smpe mnyesal udh kecewain yoona eoni
    D tnggu chap sljtny
    Fighting:)

  2. wah ksian bgt yoona ya bru part pertama tp udah mndrta….ap ce yg ditaksir kyu adlh yoona??gmn klo iya ya…..tp q brharap part 2 nya g bnyak ksdhn heheheh

  3. semoga nanti jonghyun menyesal krena udah bersikap gitu sma yoong dan jonghyun mudah”an jdi dia yg suka sma yoong
    di tunggu part selanjutnya..
    fighting author..semangat.

  4. Ceritanya keren thor, baru nikah tapi sudah menderita aja Yoong nya T.T
    Kira2 siapa pacar Jonghyun? Next thor ^^

  5. Aih agak susah nemuin ff yg main cast nya jonghyun sama yoona..itu jangan2 org yg dicintain kyuhyun adalah yoona ya thor..ditunggu kelanjutannya

  6. kasian yoona, tega bngt jonghyun klw engga suka sm yoona bilang dari awal atau seenggaknya menolak tuk dijodohkan sm yoona kenapa malah terima ajh dinikahin klw tuk yakitin yoonaa, ih..kesel aq sm karakter jonghyun, tp aq penasaran sm matannya jonghyun dan kyuhyun kayanya nyembunyiin sesuatu deh? apa kyuhyun cinta sm yoona? semoga ajh iya setidaknya buat jonghyun cemburu.hehe
    semangat thor tuk kelanjutannya, figthing^^

  7. wahhhhhhhhhhhhhh….
    dah jarang banget tau ad ff yg cast’a deerburning couple…..
    mungkin karena mereka jarang ada moment kali yah…
    baru part 1 ajj dah termewek”…aku nunggu banget moment mereka berdua…
    cepet d lanjut yah thor!!! fighting!!!!

  8. Penginnya yoona sm kyu aja laahh nggak rela klo kyu sm cew lain…heheheee tp klo ini maincast deerburning,,kyu jdi jomblo poreper ajah…hihihiii di tunggu kelanjutannya yaa saeng, berharap jonghyun sdkit luluh… Ooohh iyya kayaknya bagian akhir itu di ulang yaa,, krna aku bacanya agag aneh aja kok jonghyun 2x buka pintunya dn yoona jg 2x bertanya ke jonghyun “kau drimna sja,knpa baru pulang?” Dn satunya “Jonghyun ssi kau drimana saja?” Bener nggak siih???

  9. wahhh….
    dah jarang banget tau ada ff yg pairing’a deerburning couple…mungkin mereka jarang ada moment berdua kali yah…semoga aj kedepan’a makin banyak cerita” baru…

    baru part 1 ajjdah termewek”…nanti kalo dah falling in love ajj nyesel loh #lirik jonghyun oppa..hhehe
    pengen liat lebih banyak jongyoon moment..
    d tunggu lanjutan ceritanya ya thor..kalo bisa jangan lama”…heheheh
    fighting!!!

  10. update soon please
    kasihan yoona
    semoga yoona kuat dan sabar
    jonghyun pasti akan menyadari kesalahannya
    disaat semua org tak di dekatnya….hanya yoona yg hadir
    jonghyun akan jatuh cinta ke yoona
    happy ending for jonghyun dan yoona

  11. part 1 udah nyesek!
    ayo dong im yoona bukankah kamu tidak memilki perasaan kepada jonghyun? kenapa harus peduli dan merasa sakit hati!
    author karakter yoona nya jangan jadi wanita lemah dan penurut please! yang begituan udah biasa soalnya kekeke
    next please
    cayoooooooo!!

  12. Yaampun yoona keren bisa nerima jonghyun apa adanya meskipun jonghyun jahat sama dia…
    Siapa cewenya jonghyun ya, sampe ga mau nerima yoona gitu…

  13. Uwaaaa deerburning ❤️❤️❤️❤️❤️ sekar deerburningstry g aktif lama g baca cerita deerburning versi indonesia

    Boleh request g? Cast yg jd ex-girlfriend jonghyun jangan org w** Aq enek bacanya klo ada itu. Soal bts deerburning shipper. Member snsd lain gpp. Aq yakin deerburning fans ya baca nggak mau ada itu. Please ㅠㅠㅠㅠ.

  14. Author kenapa buat saya menangis
    Kasihan yoona baru chapter satu sdh menderita

    Bagus ceritanya bacanya serasa hati tersayat-sayat

  15. Akhirnya nemu lagi ff deerburning,dan kekabul juga harapan aku,ada ff deerburning perjodohan😘,ceritanya seru…. Bikin baper 😭 tp gapapa malah bikin pengen baca terus. Dan disini cerita awalnya udh sedih semoga aja nnt ending nya bahagia tanpa pada kata cerai dan meninggal,pokoknya ending nya hidup bahagia mereka berdua.
    Dan makasih buat author udh bikin ff deerburning buat chapter yang banyak ya kalo Gak bikin judul baru tp ff ini harus sampe selesai 😁
    Aku akan tunggu kelanjutannya

  16. Aduhhh kasihan sekali nasib Yoona oenni, sudah dijodohkan dan suaminya membencinya.
    Berharap ada lelaki yang mencintai Yoona oenni dan membuat Jonghyun oppa cemburu dan menyesal.
    Good Job Chingu…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s