Two People (part 4)

tp-5

 

Story by Dixsy

Starring :

Im Yoona

Lee Jonghyun

**

Sometimes, this road seems far away

And tears flowing from my cold heart

When all of everything becomes memories

We, two people, will be shelter for each other

**

“Sudah Appa katakan, kau harus meninggalkan pekerjaanmu sementara waktu dan honeymoon bersama istrimu, Lee Jonghyun! Appa sudah tua dan ingin segera menggendong cucu dari kalian.”

Jonghyun hanya bisa menggeram mendengar perkataan dari ayahnya. Apa yang pria tua ini katakan? Cucu darinya dan Yoona? Oh tidak. Bahkan ia tidak pernah membayangkan mempunyai anak dari wanita yang tidak ia cintai, tentunya selain Oh Seungyeon. Lalu sekarang pria tua ini telah membelikan tiket honeymoon ke pulau Jeju untuk keberangkatan minggu depan tanpa sepengetahuannya. Apa yang ada di pikiran pria tua ini? Seketika menyuruhnya untuk menikahi seorang gadis dan sekarang menyuruhnya memberi cucu. Tidak. Itu tidak akan pernah terjadi.

“Appa.. bahkan kini aku masih terlalu sibuk untuk menggendong bayi.”

Ayah Jonghyun hanya dapat menggelengkan kepalanya. “Umurmu sudah cukup untuk memiliki anak, dan kau kini sudah memiliki istri. Lalu apa lagi yang kau tunggu? Untuk saat ini Appa masih kuat mengurus perusahaan sementara kau fokus pada bayimu nanti.”

Ayah Jonghyun memang terlalu kolot jika sudah membicarakan tentang hubungannya dan Yoona. Sama seperti pertama kali saat ia menjodohkan Jonghyun dengan gadis itu. Ia tidak bertanya bagaimana pendapat anaknya terlebih dahulu, yang ia tahu jika Jonghyun pasti akan menyetujuinya.

Tidak ada yang bisa membayangkan apa jadinya nanti jika dia benar-benar mempunyai bayi dengan gadis yang kini menjadi istrinya. Bagaimana hubungannya dengan Seungyeon nanti? Bagaimana jika Seungyeon pergi darinya? Tidak. Itu tidak akan pernah terjadi.

 

-TP-

 

Hari ini seperti biasanya, Yoona telah menyiapkan baju kerja suaminya selagi suaminya itu mandi. Gadis itu juga telah menyiapkan sarapan pagi untuk Jonghyun, walaupun ia tahu jika setiap hari tidak sedikitpun sarapan yang ia sajikan dimakan oleh pria itu. Sudah sering masakannya untuk Jonghyun beralih ke mulut pelayan-pelayan yang ada dirumah itu.

Sikap dingin Jonghyun terhadapnya tidak pernah berubah hingga sekarang. Berbicara hanya seperlunya, atau jika hari libur laki-laki itu pasti telah pergi sejak pagi-pagi sekali. Mungkin saja menemui gadisnya, itulah yang ada dipikiran Yoona.

Kini Yoona membantu tukang kebun rumah yang sedang menyiram tanaman. Gadis itu tidak bisa diam jika pagi-pagi begini selalu ada kegiatan yang ia kerjakan. Jonghyun melihatnya dari dalam rumah. Ya, tentunya itu tidak sengaja jika ia melihat istrinya ketika ia melewati jendela yang langsung memperlihatkan halaman depan.

Suara dehaman Jung Ahjussi mengejutkan Jonghyun yang sebenarnya ingin berangkat kerja. “Nona selalu mengerjakan apa yang seharusnya tidak ia kerjakan, Tuan,” Jung ahjussi juga ikut memperhatikan Yoona dan kemudian tersenyum. “Kadang aku berpikir jika Tuan Jonghyun sangatlah beruntung mendapatkan istri seperti Nona karena bukan hanya cantik, tetapi bagi semua orang tua atau bahkan suami, Nona adalah seorang menantu dan istri idaman.”

Sejenak Jonghyun terdiam, hatinya bergemuruh. Ia tidak dapat mengelak jika Yoona cantik, bahkan sangatlah cantik. Akan tetapi lelaki bermata tajam itu bahkan tidak dapat membuka hatinya untuk Yoona karena seluruh hatinya telah diisi dengan wanita pujaannya, Seungyeon.

Ia kemudian tersadar ketika menangkap mata Yoona yang juga memperhatikannya, kemudian Jonghyun memalingkan wajahnya melihat ke arah Jung Ahjussi. “Ahjussi tolong bilang pada supir aku akan berangkat telat dan panggil Yoona ke meja makan karena aku akan sarapan dengannya.”

Jung Ahjussi tersenyum melihat tuan mudanya yang pergi melewatinya begitu saja. Kemudian ia segera memanggil Yoona.

 

-TP-

 

Hanya ada suara sendok dan garpu yang berdenting. Yoona tak henti-hentinya mengulum senyum manisnya. Walaupun perasaan gugup kini melanda hatinya. Karena baru sekarang ini ia satu meja makan hanya berdua dengan Jonghyun. Tidak ada yang lainnya.

“Apa kegiatanmu hari ini?” Tanya Jonghyun mengagetkan gadis itu.

Yoona berpikir sejenak, “Eum.. mungkin aku akan mengunjungi eomma.”

Jonghyun hanya menganggukkan kepalanya tanda ia mengerti, jika sebenarnya Yoona merasa bosan di rumah.

“Yoona?” panggil laki-laki itu.

“Nde?”

Yoona melihat dari raut wajah Jonghyun terlihat keraguan ketika memanggil namanya. Lelaaki itu menghela napasnya berat.

“A..aku tidak tahu apa yang ada dipikiran Aboeji, tapi aku aku harus menyampaikan ini kepadamu.”

Kini wajah Yoona yang kemudian terlihat bingung.

“Aboeji meminta cucu dari kita,” Jonghyun menatap Yoona, gadis itu terlihat sangat amat terkejut. Bukan hanya Yoona, Jonghyun yang tidak enak hati untuk menceritakan hal tersebut pun juga terkejut ketika ucapan yang dihindarinya keluar dari mulut sang ayah.

“A..aku~”

“Yoona, kau tahu jika aboeji meminta sesuatu harus terkabulkan?”

Yoona hanya terdiam.

“Mari kita lakukan seperti apa yang seharusnya dilakukan oleh suami istri. Aku akan belajar menjadi suami yang baik untukmu.”

Baik Yoona ataupun Jonghyun saling menatap satu sama lain. Entah  apa yang ada di pikiran Jonghyun saat ini, tetapi ia harus melakukan sesuatu agar sang ayah tidak lagi mengendalikan dirinya. Sudah cukup selama ini ia mengikuti perkataan sang ayah, sekarang ia harus berbuat sesuatu.

 

-TP-

 

Pagi itu Kang Sura melangkahkan kakinya ke sebuah gedung pencakar langit yang merupakan gedung tempatnya bekerja sebagai seorang model. Dengan kaki jenjangnya ia masuk kedalam sebuah studio di dalam gedung tersebut. Suasananya sudah sangat ramai karena memang hari ini adalah jadwal pemotretan untuknya.

“Sura~ssi hari ini akan ada photographer baru yang akan menggantikan Himchan~ssi.”

“Nde? Sayang sekali, padahal aku telah berjanji kepada Himchan jika project ini selesai, aku akan menraktirnya,” ujar gadis cantik itu sambil duduk di salah satu kursi riasnya.

“Eyy.. jangan-jangan benar apa yang dikatakan orang-orang jika kau sedang berkencan dengan Himchan,” goda stylist gadis itu.

Sura hanya tertawa renyah dan mengibaskan tangannya, “Tidak tidak, Himchan adalah oppa kesayanganku. Kalian jangan cemburu karena aku dekat dengannya.”

Studio itu hening ketika mendengar suara langkah kaki orang asing yang menjadi fotografer baru untuk project sebuah majalah. Seorang laki-laki berparas tinggi dengan rambut yang rapih datang membawa kameranya.

“Annyeong haseyo, perkenalkan nama saya Choi Minho yang akan menjadi photographer baru menggantikan photographer sebelumnya. Mohon kerja samanya,” ia membungkukkan badannya.

Stylist yang kini mendandani Kang sura menepuk-nepuk pelan bahu gadis cantik itu. “Lihatlah Sura~ya dia sangat tampan. Omo! Bahkan ia terlihat sangat sopan!”

Minho menatap semua wanita yang ada di studio itu, tapi tatapannya terhenti ketika ia melihat sosok yang pernah ditemuinya. Ia tersenyum.

Kang Sura menyipitkan matanya, ia mengingat siapa pria yang akan menjadi photographernya sekarang. Kemudian ia mengalihkan perhatiannya kepada stylistnya. “Cih! Bahkan berani-beraninya sekarang ia menatap kearahku,” gerutu gadis itu.

“Wae? Bukankan ia sangat tamban? Seharusnya kau merasa beruntung mempunyai project bersamanya.”

Sura hanya menggedikkan bahunya. Ia kini menyesal mengambil project ini.

 

-TP-

 

Kini gadis bermarga Im terdiam merenungi perkataan suaminya tadi pagi. Apakah ini hanya mimpi Jonghyun~ssi benar-benar mengajaknya untuk memulai semuanya dari awal? tanya gadis itu dalam hati.

Ia menggelengkan kepalanya. “Ani! Ini bukan mimpi Im Yoona, seharusnya kau bersyukur karena sebentar lagi kehidupanmu akan berubah. Jonghyun~ssi akan berusaha untuk menjadi suami yang baik untukmu.”

Jung Ahjussi yang tidak sengaja melihat Yoona berbicara sendiri hanya tersenyum. Ia bersyukur jika tuan mudanya mencoba untuk merubah dirinya. Terus terang saja ia merasa kasihan kepada Yoona yang setiap hari tidak dianggap oleh Jonghyun.

 

TBC

 

Hi readers..

Untuk sebelumnya aku mau minta maaf karna lama banget ga ngepost kelanjutan dari ff ini, dan sekalinya ngepost pendek terus ga jelas hehe..

I hope you guys like this story and please give it comment because it can help me to develop my fanfiction, thanks.

Don’t be plagiarism guys!!

See you in the next chapter 🙂 

Advertisements

7 thoughts on “Two People (part 4)

  1. Apa Jonghyun masih sangat mencintai kekasihnya itu sampai ia terus mengabaikan Yoona.Setidaknya Jonghyun mulai melihat dan memperhatikan istrinya saat berkebun dan mulai mengajak makan bersama.Bahkan Jonghyun bersedia mengabulkan keinginan ayahnya utk mendapatkkan bayi bersama Yoona dan mengajak gadis itu (Yoona) memulainya dari awal.Ditunggu kelanjutannya…😉😊

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s